Gattuso Mengakui Telah Mempermalukan Sejarah AC Milan

Gennaro Gattuso menyebut AC Milan telah mempermalukan diri sendiri dan sejarah besar klub menyusul kekalahan 2-0 dari Torino, Senin (29/4) dini hari WIB.

Ambisi Milan untuk finis empat besar di Serie A Italia terancam buyar akibat gol-gol dari Andrea Belotti dan Alex Berenguer di Olimpico Grande Torino. Kartu merah Alessio Romagnoli memperparah derita Milan di laga ini.

Gattuso pun tidak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya terhadap performa terkini Milan, yang tengah pekan lalu juga baru saja didepak Lazio dari semi-final Coppa Italia.

“Kami tidak seceria dua bulan lalu dan ini membuat kami menderita. Kami tidak tajam, kami terlalu banyak berpikir dan itu membuat antusiasme kami berkurang,” kata sang pelatih selepas takluk dari Torino.

“Saya sudah meminta para pemain untuk bermata tajam seperti harimau, dengan tekad dan determinasi tinggi. Tapi itu tidak terjadi. Hasil akhir selalu jadi patokan dan saya bertanggung jawab [atas hasil ini].”

“Kami tidak hanya mempermalukan diri sendiri, tapi juga mempermalukan sejarah besar klub ini. Kami harus memukul wajah kami sendiri untuk mengusir situasi negatif ini,” keluhnya.

Meski hanya terpaut dua poin dari zona Liga Champions, Rossoneri kini tergusur ke posisi tujuh klasemen. Di sisa empat laga, Milan akan menghadapi Bologna, Fiorentina, Frosinone, dan SPAL.

Top